Beranda Pemerintahan Program Gagal, Transparansi Dipertanyakan: Dana Ketahanan Pangan Desa Pagadungan Diduga Raib

Program Gagal, Transparansi Dipertanyakan: Dana Ketahanan Pangan Desa Pagadungan Diduga Raib

18
0
Gambar ilustrasi, BUMDes Jalan di Tempat, Dana Miliaran Dipertanyakan. (AlexaPodcast.ID)
Gambar ilustrasi, BUMDes Jalan di Tempat, Dana Miliaran Dipertanyakan. (AlexaPodcast.ID)

KARAWANG, AlexaPodcast.ID – Dugaan penyimpangan dana desa kembali mencuat di Desa Pagadungan, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang.

‎Kepala desa setempat diduga menguasai dana ketahanan pangan yang seharusnya dikelola oleh BUMDes, dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah.

‎Program yang awalnya digadang-gadang untuk pengembangan usaha desa, seperti kandang jangkrik dan budidaya burung puyuh petelur, justru berakhir tanpa hasil.

‎Informasi yang beredar di kalangan warga menyebutkan, seluruh ternak puyuh disebut mati, tanpa kejelasan pengelolaan anggaran.

‎Padahal, dana yang digelontorkan tidak kecil. Pada 2024, anggaran dana desa mencapai Rp1,57 miliar, dan tahun 2025 sebesar Rp1,37 miliar. Khusus penyertaan modal BUMDes tahun 2025, tercatat Rp274 juta lebih.

‎Alih-alih memperkuat ketahanan pangan desa, program tersebut kini dipertanyakan. Warga menilai, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa jauh dari harapan.

‎“Kalau benar untuk ketahanan pangan, hasilnya harus jelas. Ini malah hilang tanpa jejak. Kami minta aparat segera turun tangan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

‎Desakan pun menguat agar aparat penegak hukum turun tangan. Audit menyeluruh dinilai penting untuk membuka fakta di balik dugaan tersebut.

‎Hingga berita ini diterbitkan, kepala desa belum memberikan keterangan resmi dan belum dapat ditemui.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini