KARAWANG, AlexaPodcast.ID – Polres Karawang terus mengintensifkan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui kegiatan Patroli Perintis Presisi yang dilaksanakan jajaran Sat Samapta pada Senin (1/6/2026) dini hari.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Operasi Jaran Lodaya yang saat ini tengah digelar untuk menekan angka kejahatan jalanan, khususnya pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian dengan pemberatan (curat).
Patroli menyasar berbagai lokasi yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi, mulai dari kawasan permukiman warga, jalur utama, pusat aktivitas masyarakat, SPBU, minimarket, hingga kawasan komersial lainnya.
Kehadiran personel kepolisian di lapangan dilakukan sebagai langkah preventif guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Melalui Kasi Humas, Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah menyampaikan bahwa patroli rutin merupakan salah satu bentuk komitmen Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Karawang.
Menurutnya, Operasi Jaran Lodaya tidak hanya berorientasi pada penindakan terhadap pelaku kejahatan, tetapi juga diperkuat melalui langkah-langkah pencegahan seperti patroli rutin, sambang warga, serta edukasi kamtibmas kepada masyarakat.
“Keberadaan personel di lapangan merupakan bentuk nyata komitmen Polri untuk mencegah kejahatan sebelum terjadi. Operasi Jaran Lodaya tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan upaya preventif agar masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas,” ujar Kasi Humas mewakili Kapolres Karawang.
Sementara itu, Kanit Turjawali Sat Samapta Polres Karawang, IPDA Inta, menjelaskan bahwa Patroli Perintis Presisi dilaksanakan setiap hari dengan pola mobilitas tinggi dan fokus pada titik-titik yang berpotensi menjadi sasaran aksi kriminalitas.
Ia mengatakan, kehadiran polisi pada jam-jam rawan diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat.
“Patroli kami laksanakan secara rutin dengan menyisir kawasan permukiman, pusat ekonomi, jalur utama, hingga lokasi yang berpotensi menjadi sasaran pelaku curas, curat, dan curanmor. Harapannya, kehadiran polisi dapat mencegah niat para pelaku kejahatan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat,” kata IPDA Inta.
Langkah preventif yang dilakukan Polres Karawang mendapat apresiasi dari masyarakat. Deden (40), warga Desa Bendasari, mengaku merasa lebih tenang dengan adanya patroli rutin yang dilakukan aparat kepolisian, terutama pada jam-jam dini hari.
Ia menilai kehadiran polisi di lingkungan masyarakat mampu meningkatkan rasa aman sekaligus mendorong warga untuk lebih aktif menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda malam.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Karawang yang terus melaksanakan patroli di wilayah kami. Pemerintah desa bersama Linmas dan masyarakat juga terus mengaktifkan ronda malam secara bergiliran sebagai bentuk dukungan menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.
Selain melakukan patroli, petugas juga menyampaikan berbagai imbauan kamtibmas kepada warga, petugas keamanan perumahan, karyawan SPBU, dan pegawai minimarket. Imbauan tersebut mencakup peningkatan kewaspadaan terhadap aksi kriminalitas, pengecekan fungsi CCTV secara berkala, serta pemanfaatan layanan Call Center 110 dan WhatsApp pengaduan Polres Karawang apabila menemukan atau mengalami gangguan keamanan.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polres Karawang menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, petugas keamanan lingkungan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan angka kriminalitas.
Dengan pelaksanaan patroli yang konsisten selama Operasi Jaran Lodaya, Polres Karawang optimistis dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan serta menekan angka kasus curas, curat, dan curanmor di wilayah Kabupaten Karawang.







