KARAWANG – Peristiwa tragis terjadi di kawasan Perum Puri Raya Residence Blok I, Desa Pasirjengkol, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Dua anak dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah empang bekas galian. Sementara seorang anak perempuan berhasil diselamatkan.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan membenarkan kejadian tersebut.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, awalnya lima anak diketahui bermain di sekitar empang bekas galian. Tiga anak kemudian berenang di kolam, sementara dua lainnya berada di darat.
Mengetahui adanya anak yang tenggelam, warga langsung bergegas menuju lokasi dan melakukan upaya penyelamatan.
“Setelah menerima informasi dari warga, saksi bersama sejumlah warga lainnya segera menuju lokasi untuk melakukan upaya penyelamatan. Satu anak perempuan berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat,” ujar IPDA Cep Wildan.
Proses pencarian kemudian dilanjutkan. Dua anak laki-laki akhirnya ditemukan di dasar kolam dan segera dibawa ke Klinik Shafa Medika untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga medis, kedua korban dinyatakan meninggal dunia.
Kedua korban masing-masing berinisial RDP (7) dan AES (6), warga Perum Puri Raya Residence, Desa Bengle, Kecamatan Majalaya.
Jenazah AES selanjutnya dibawa pihak keluarga ke kampung halaman di Blora, Jawa Tengah, untuk dimakamkan. Sementara korban selamat merupakan anak perempuan berinisial ANP (8).
Menurut kepolisian, pihak keluarga kedua korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
“Dari hasil pemeriksaan awal, keluarga korban menerima peristiwa ini sebagai musibah dan takdir dari Tuhan Yang Maha Esa, sehingga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah,” jelasnya.
Dalam penanganan kejadian tersebut, personel Polsek Majalaya bersama Tim Inafis Polres Karawang, Sat Samapta Polres Karawang, BPBD Kabupaten Karawang, unsur Muspika Kecamatan Majalaya, aparatur Desa Bengle dan Desa Pasirjengkol, serta Babinsa setempat langsung melakukan evakuasi dan pengamanan lokasi.
Petugas juga melakukan olah TKP, meminta keterangan sejumlah saksi hingga menyusun laporan kepolisian.
Atas kejadian ini, Polres Karawang mengingatkan para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di sekitar sungai, kolam, empang maupun bekas galian.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar tidak membiarkan anak-anak bermain tanpa pengawasan di lokasi yang memiliki risiko tinggi seperti bekas galian atau kolam yang tidak dilengkapi pengamanan. Pengawasan dari keluarga sangat penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa,” pungkas IPDA Cep Wildan.







