Beranda DAERAH Serap Aspirasi Warga, Saeful Islam Tegaskan Penanganan Banjir Tak Bisa Parsial‎

Serap Aspirasi Warga, Saeful Islam Tegaskan Penanganan Banjir Tak Bisa Parsial‎

61
1
Reses di Cikarang Utara, Saeful Islam Tekankan Sinergi Atasi Banj. ir Tahunan. (AlexaPodcast.ID)
Reses di Cikarang Utara, Saeful Islam Tekankan Sinergi Atasi Banj. ir Tahunan. (AlexaPodcast.ID)

BEKASI, AlexaPodcast.ID – Persoalan banjir masih menjadi keluhan utama warga Perumahan Puri Cikarang Hijau, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara.

‎Hal ini mengemuka dalam kegiatan reses masa persidangan II Tahun Sidang 2026 yang digelar Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PKS, Saeful Islam, pada Sabtu (2/5/2026).

‎Kegiatan reses tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat. Sejumlah aspirasi disampaikan warga, dengan persoalan banjir menjadi isu paling dominan.

‎Warga mengungkapkan, banjir kerap terjadi setiap kali hujan dengan intensitas tinggi. Air dengan cepat menggenangi jalan hingga masuk ke rumah, bahkan membutuhkan waktu lama untuk surut.

‎Salah satu warga, Mashabi, mengatakan kondisi tersebut telah berlangsung bertahun-tahun tanpa solusi yang tuntas. Ia berharap adanya perbaikan drainase serta normalisasi saluran air agar banjir tidak terus berulang.

‎Menurut warga, penyebab banjir tidak hanya karena curah hujan tinggi, tetapi juga akibat buruknya sistem drainase lingkungan.

‎“Setiap hujan deras, air langsung naik. Kadang sampai masuk ke rumah. Kami butuh perbaikan drainase dan normalisasi saluran, supaya tidak terus jadi masalah tahunan,” ujar Mashabi.

‎Banyak saluran air mengalami pendangkalan, penyempitan, hingga tersumbat sampah. Selain itu, kapasitas saluran dinilai tidak lagi memadai seiring pesatnya perkembangan kawasan.

‎Menanggapi hal itu, Saeful Islam menegaskan bahwa persoalan banjir tidak bisa ditangani secara parsial. Ia menilai diperlukan penanganan komprehensif yang melibatkan pemerintah daerah, pengembang, serta masyarakat.

‎“Jangan sampai pengembang dablek. Bangun perumahan, tapi tidak memperhatikan sistem drainase dan tata kelola air. Akhirnya yang dirugikan warga,” ucap Saeful Islam.

‎Ia juga menyoroti peran pengembang perumahan yang dinilai kurang memperhatikan aspek lingkungan, khususnya sistem drainase.

‎Saeful menekankan bahwa penanganan banjir harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perbaikan drainase lingkungan, peningkatan kapasitas saluran, hingga normalisasi aliran sungai yang terintegrasi.

‎“Ini tidak bisa tambal sulam. Harus ada penanganan serius dan terintegrasi, mulai dari drainase lingkungan sampai normalisasi kali,” ujar Saeful Islam.

‎Selain itu, ia mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah ke saluran air.

‎Sebagai langkah konkret, Saeful mendorong pemerintah daerah untuk segera melakukan pemetaan wilayah rawan banjir, khususnya di kawasan permukiman padat. Data tersebut dinilai penting sebagai dasar perencanaan penanganan yang tepat sasaran.

‎Ia juga memastikan seluruh aspirasi warga akan dikawal hingga masuk dalam pembahasan dan penganggaran di DPRD Kabupaten Bekasi.

‎“Kita pastikan ini dikawal sampai masuk pembahasan dan penganggaran. Ini kebutuhan dasar masyarakat yang harus segera ditangani,” pungkasnya. (Bento)

1 KOMENTAR

  1. Really insightful article! It’s great seeing platforms like happy bingo cater specifically to the Filipino market – localized options are key. Seems user-friendly, even for bingo newbies like me! Definitely checking it out. 👍

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini