Beranda NASIONAL Polri dan Masyarakat Bersatu, FSK Polda Jabar Dorong Keamanan Berbasis Komunitas

Polri dan Masyarakat Bersatu, FSK Polda Jabar Dorong Keamanan Berbasis Komunitas

49
0
FSK Polda Jabar Perkuat Sinergi Masyarakat Lewat. (AlexaPodcast.ID)
FSK Polda Jabar Perkuat Sinergi Masyarakat Lewat. (AlexaPodcast.ID)

KARAWANG, AlexaPodcast.ID – Polda Jawa Barat terus memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui kegiatan Forum Silaturahmi Kamtibmas (FSK) yang digelar bersama potensi masyarakat serta dinas dan instansi terkait. Kegiatan tersebut berlangsung di Polres Karawang, Kamis (23/4/2026).

‎Forum ini menjadi bagian dari upaya mempererat kemitraan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Polda Jabar.

‎Mengusung tema “Sauyunan Jaga Lembur” yang bermakna bersama-sama menjaga lingkungan, kegiatan ini menekankan pentingnya kolaborasi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan rasa aman.

‎Kabag Binopsnal Ditbinmas Polda Jabar, Darwan Hasan, menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Oleh karena itu, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci utama terciptanya kamtibmas yang kondusif.

‎Dalam forum tersebut juga ditegaskan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Kondisi kamtibmas yang stabil dinilai sebagai fondasi penting dalam mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas sosial.

‎“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan rasa aman,” ujar Kabag Binopsnal Ditbinmas Polda Jabar, Darwan Hasan.

‎Program “Sauyunan Jaga Lembur” sendiri menjadi bagian dari penguatan konsep community policing atau pemolisian berbasis masyarakat, dengan mengedepankan nilai budaya lokal Sunda, profesionalitas Polri, serta kemitraan aktif dengan warga.

‎“Sauyunan Jaga Lembur adalah semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan kita,” tambahnya.

‎Selain itu, forum juga membahas peran Pengamanan Swakarsa (Pam Swakarsa) sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung tugas kepolisian.

‎Kamtibmas dipahami sebagai kondisi dinamis yang dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya hingga pertahanan dan keamanan.

‎Polda Jabar turut menyoroti potensi permasalahan sosial yang dapat memicu konflik, seperti pertengkaran, tindak kekerasan hingga konflik komunal. Upaya pencegahan pun dinilai penting melalui pembinaan masyarakat dan peningkatan kesadaran hukum.

‎Melalui fungsi Binmas, Polri berkomitmen menanamkan kesadaran kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam tindakan pidana, sekaligus mendorong peran aktif warga dalam menjaga lingkungannya.

‎“Melalui Binmas, kami ingin membangun kesadaran hukum sekaligus mendorong partisipasi masyarakat. Potensi konflik harus dicegah sejak dini melalui komunikasi dan pembinaan yang berkelanjutan,” pungkasnya.

‎Kegiatan FSK ini juga diisi dengan pembekalan serta dialog interaktif, guna menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memberikan pemahaman terkait potensi gangguan kamtibmas di wilayah Jawa Barat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini