Beranda DAERAH Momen Mengharukan di Karawang Wetan, Lansia Sebatang Kara Bersyukur Terima Bansos

Momen Mengharukan di Karawang Wetan, Lansia Sebatang Kara Bersyukur Terima Bansos

68
0
Mak Adeung Menangis Haru Saat Terima Beras dan Minyak. (AlexaPodcast.ID)
Mak Adeung Menangis Haru Saat Terima Beras dan Minyak. (AlexaPodcast.ID)

KARAWANG, AlexaPodcast.ID – Suasana pembagian bantuan sosial di Kelurahan Karawang Wetan, Minggu (24/5/2026), mendadak dipenuhi rasa haru saat seorang lansia bernama Mak Adeung menerima bantuan beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter dari petugas bansos.

Dengan tangan yang tampak bergetar, nenek berusia 86 tahun itu menerima bantuan sambil tersenyum bahagia. Matanya terlihat berkaca-kaca menahan haru.

“Alhamdulillah… hatur nuhun pisan. Ayeuna mah teu hariwang keur dahar poe ieu,” ucap Mak Adeung pelan dengan logat Sunda yang kental.

Bagi Mak Adeung yang hidup seorang diri di rumah sederhana, bantuan tersebut bukan hanya sekadar bahan pokok. Bantuan itu menjadi bentuk perhatian dan kepastian bahwa dirinya tidak dilupakan di usia senja.

Momen semakin menyentuh saat Mak Adeung menadahkan tangan dan memanjatkan doa tulus sebelum meninggalkan lokasi pembagian bansos.

“Mugi-mugi Gusti Allah ngaberkahan Ibu Lurah, pak petugas sadayana. Dibéré kaséhatan, dipanjangkeun umur, dimudahkeun sagala urusanna. Anu tos ngurus ka simkuring nu teu boga saha-saha,” doa Mak Adeung lirih.

Doa tersebut membuat sejumlah petugas yang berada di lokasi tampak terdiam dan menundukkan kepala menahan haru.

Lurah Karawang Wetan yang ikut memonitor langsung kegiatan itu mengatakan, doa dari warga menjadi pengingat bahwa bantuan sosial harus benar-benar tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami di sini hanya mengantarkan amanah. Tapi justru doa ibu-ibu seperti Mak Adeung yang jadi kekuatan kami untuk terus memastikan bansos tepat sasaran,” ujarnya.

Kegiatan pembagian bansos tersebut turut dikawal oleh Babinsa Serka Heri Supratman dan Bhabinkamtibmas Bripka Adi Kriswanto guna memastikan penyaluran berjalan aman dan tertib.

Di tengah antrean warga dan aktivitas pembagian bantuan, doa tulus dari Mak Adeung menjadi momen yang paling membekas bagi para petugas maupun warga yang hadir.

Bagi Mak Adeung, bantuan beras dan minyak mungkin akan habis digunakan. Namun rasa diperhatikan dan dihargai di usia senjanya menjadi hal yang tak mudah dilupakan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini