Beranda Uncategorized Dingin Cikole Tak Mampu Bekukan Keakraban, Jurnalis Karawang Larut dalam Jambore Penuh...

Dingin Cikole Tak Mampu Bekukan Keakraban, Jurnalis Karawang Larut dalam Jambore Penuh Canda dan Cerita

32
4
Jambore Jurnalis 2026 di Cikole Sukses Digelar. (AlexaPodcast.ID)
Jambore Jurnalis 2026 di Cikole Sukses Digelar. (AlexaPodcast.ID)

BANDUNG – Jika biasanya para jurnalis sibuk memburu narasumber, mengejar tenggat berita, hingga bergelut dengan tumpukan rilis yang tak ada habisnya, suasana berbeda terlihat dalam Jambore Jurnalis 2026 yang digelar PWI Karawang di kawasan Cikole, Bandung, pada 5-6 Juni 2026.

‎Selama dua hari, para pewarta yang sehari-hari terbiasa mengkritisi berbagai persoalan publik itu sejenak “turun gunung” dari rutinitasnya. Bukan untuk meliput konflik atau konferensi pers, melainkan menikmati kebersamaan, permainan, hiburan, dan gelak tawa yang jarang ditemukan di ruang redaksi.

‎Udara dingin Cikole yang menusuk tulang rupanya kalah oleh hangatnya obrolan para wartawan. Tak ada sekat organisasi, tak ada persaingan soal siapa yang paling cepat mengunggah berita. Yang ada hanya cerita, canda, dan sesekali saling meledek dengan gaya khas insan pers.

‎Berbagai permainan dan hiburan yang disiapkan panitia sukses mencairkan suasana. Bahkan beberapa peserta yang biasanya terlihat serius saat wawancara pejabat, mendadak berubah menjadi “artis panggung” ketika musik mulai dimainkan.

‎Sekretaris Ikatan Wartawan Online (IWO) Karawang, Lalan, menilai jambore perdana ini layak mendapat apresiasi karena mampu menyatukan para jurnalis dalam suasana yang santai namun bermakna.

‎”Acara ini sangat berkesan. Meski udara dingin, suasana kebersamaan dan kehangatan antarwartawan sangat terasa. Ini membuktikan bahwa di balik berita-berita keras yang kami tulis setiap hari, ada persahabatan yang tetap terjaga,” ujarnya.

‎Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung hidup dan mendapat respons positif dari peserta. Tidak hanya menjadi ajang hiburan, jambore juga menjadi ruang memperkuat solidaritas dan mempererat komunikasi antarsesama insan pers.

‎Keseruan semakin lengkap dengan berbagai hadiah yang dibagikan kepada peserta melalui lomba, game, dan kuis. Bagi sebagian wartawan, momen mendapatkan hadiah mungkin menjadi pengalaman langka, mengingat biasanya mereka lebih sering membagikan informasi ketimbang menerima kejutan.

‎Menjelang penutupan, seluruh peserta mengikuti senam pagi bersama. Aktivitas sederhana itu menjadi penawar setelah malam panjang yang dipenuhi obrolan, tawa, dan pertukaran cerita liputan.

‎Puncaknya, para pemenang lomba mendapat berbagai hadiah menarik. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah voucher menginap di Brith Hotel Karawang bagi juara lomba joget.

‎Jambore Jurnalis 2026 memang baru pertama kali digelar. Namun melihat antusiasme peserta dan suasana yang tercipta, kegiatan ini seolah mengingatkan bahwa di tengah derasnya arus informasi digital, jurnalis tetap membutuhkan satu hal yang tak bisa digantikan teknologi: kebersamaan. Karena sesekali, wartawan juga perlu libur dari berita, untuk menciptakan cerita.

4 KOMENTAR

  1. This is really interesting, You’re a very skilled blogger. I’ve joined your feed and look forward to seeking more of your magnificent post. Also, I’ve shared your site in my social networks!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini