KARAWANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kabupaten Karawang. Rifaldi Saputra Muttaqien, siswa SMPN 1 Karawang Barat, berhasil meraih Juara Harapan 3 dalam ajang Festival Dangdut HAPMI Karawang 2026.
Keberhasilan tersebut menjadi istimewa karena Rifaldi harus bersaing dengan puluhan peserta dari berbagai kalangan.
Tercatat sebanyak 60 peserta berusia 14 hingga 45 tahun mengikuti kompetisi bergengsi tersebut, mulai dari pelajar, mahasiswa hingga pekerja.
Meski menjadi salah satu peserta termuda, Rifaldi mampu menunjukkan kualitas vokal yang memukau.
Dengan cengkok dangdut yang matang serta penampilan percaya diri di atas panggung, ia berhasil menarik perhatian dewan juri dan penonton.
Perjalanan Rifaldi menuju podium juara tidaklah mudah. Ia harus melewati proses audisi dan babak penyisihan yang ketat sebelum akhirnya berhasil menembus jajaran pemenang.
Persaingan sengit dengan 59 peserta lainnya menjadi tantangan yang mampu dilalui dengan baik oleh siswa SMPN 1 Karawang Barat tersebut.
Pihak sekolah mengaku bangga atas capaian yang diraih Rifaldi. Menurut salah seorang guru, prestasi tersebut membuktikan bahwa siswa SMPN 1 Karawang Barat tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan di bidang seni.
“Alhamdulillah, Rifaldi membuktikan bahwa anak-anak SMPN 1 Karawang Barat tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu bersaing dalam bidang seni. Kami sangat bangga,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Karawang Barat menyampaikan bahwa keberhasilan Rifaldi diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki.
“Prestasi Rifaldi menjadi inspirasi bagi adik-adik kelasnya. Dengan keberanian tampil dan latihan yang tekun, hasil luar biasa bisa diraih. Ini turut mengharumkan nama sekolah,” katanya.
Dengan raihan Juara Harapan 3 di Festival Dangdut HAPMI Karawang 2026, Rifaldi diharapkan terus mengasah kemampuan bernyanyinya dan mampu meraih prestasi yang lebih tinggi di tingkat provinsi maupun nasional.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa generasi muda Karawang memiliki potensi besar untuk bersinar di berbagai bidang, termasuk seni musik dangdut yang menjadi bagian dari budaya Indonesia.







