BEKASI, AlexaPodcast.ID – Kebakaran melanda fasilitas produksi pelumas padat milik PT Harfacindo Raya di kawasan Bojong Menteng, Rawalumbu, Kota Bekasi, pada Senin (20/4/2026) siang.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 11.25 WIB itu diduga dipicu malfungsi mesin produksi di dalam pabrik. Api dengan cepat menghanguskan area seluas kurang lebih 50 meter persegi.
Kepulan asap hitam pekat sempat membubung tinggi dan terlihat jelas dari kawasan permukiman warga sekitar, hingga memicu kepanikan dan viral di media sosial.
Komandan Kompi C Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, Yudiman, mengungkapkan bahwa titik api pertama kali diketahui oleh karyawan di area mesin pemanas (heater) pembuatan gemuk dari oli.
“Karyawan melihat api sudah menyala pada mesin produksi (heater) pembuatan gemuk dari oli. Api sudah coba dipadamkan, akan tetapi semakin membesar,” ujar Yudiman.
Upaya pemadaman awal yang dilakukan pekerja tidak berhasil, karena api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian lain fasilitas produksi.
Petugas pemadam kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi untuk mencegah api meluas. Sebanyak tujuh unit mobil pemadam dan dua unit rescue diterjunkan guna menjinakkan si jago merah.
“Kami menerjunkan tujuh unit mobil pemadam dan dua unit rescue untuk menangani kebakaran di lokasi,” jelasnya.
Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua jam. Api akhirnya berhasil dikendalikan dan memasuki tahap pendinginan sekitar pukul 14.20 WIB.
“Kebakaran baru selesai ditangani sekitar pukul 14.20 WIB dan saat ini masuk tahap pendinginan,” katanya.
Meski sempat melumpuhkan aktivitas pabrik, pihak berwenang memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa ini.
“Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian masih dalam proses pendataan,” tambah Yudiman.
Hingga saat ini, total kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak manajemen perusahaan.
(Bento)







