Beranda Uncategorized Bupati Sergai Minta Seluruh Dapur SPPG Pedomani Konsep Zero Accident

Bupati Sergai Minta Seluruh Dapur SPPG Pedomani Konsep Zero Accident

16
1
Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya
Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya

SERGAI — Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya meminta seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sergai memperketat pengawasan dan mempedomani konsep zero accident atau nihil kesalahan pangan maupun kejadian fatal dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal tersebut disampaikan Darma Wijaya di Sei Rampah, Senin (24/8/2026). Menurutnya, penerapan konsep zero accident menjadi langkah penting untuk mengantisipasi kesalahan pangan, termasuk risiko keracunan makanan yang sempat terjadi di sejumlah daerah.

“Konsep zero accident merupakan komitmen ketat dalam pencegahan kasus keracunan maupun penyimpangan dalam program MBG. Hal ini wajib dipedomani dan dilaksanakan oleh seluruh pengelola dapur SPPG, khususnya di Kabupaten Sergai,” ujar Darma.

Ia menegaskan, untuk mewujudkan zero accident, pengelola dapur SPPG harus menerapkan standar higienitas secara ketat, melakukan kontrol terhadap kualitas bahan baku, menggunakan alat uji cepat atau food safety kit, serta disiplin menjalankan standar operasional prosedur (SOP), mulai dari pengolahan hingga distribusi makanan.

Menurut Darma, setidaknya ada tiga aspek utama yang harus menjadi perhatian seluruh dapur SPPG.

“Secara garis besar ada tiga hal yang harus dilakukan serta ditingkatkan oleh seluruh dapur SPPG guna mewujudkan zero accident, yakni pengawasan bahan baku dan kualitas pangan, kebersihan dan higienitas dapur serta pekerja, serta keamanan kerja dan proses distribusi,” katanya.

Darma menambahkan, target zero accident bukan sekadar slogan, tetapi menjadi bagian penting untuk memastikan program MBG berjalan aman dan tidak menimbulkan insiden kesehatan bagi para penerima manfaat, terutama anak-anak, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Sementara itu, Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Sergai, Nurhasanah Ritonga, mengatakan pengawasan terhadap operasional dapur SPPG terus diperkuat.

Dalam dua minggu terakhir, briefing serta monitoring dan evaluasi rutin dilakukan Kepala BGN melalui Zoom pada jam-jam krusial operasional dapur, yakni sekitar pukul 02.00 hingga 04.00 WIB.

“Alhamdulillah, sejauh ini 67 dapur SPPG yang sudah beroperasional di Serdang Bedagai dan zero accident,” ujar Nurhasanah.

Ia menjelaskan, arahan tersebut juga diterapkan langsung di lapangan bersama koordinator SPPG (KASPPG), pengawas gizi, pengawas keuangan, serta para relawan.

Pengawasan dilakukan sejak tahap persiapan, pengolahan, pemorsian hingga proses distribusi makanan kepada penerima manfaat.

“Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan dan memastikan seluruh proses berjalan sesuai SOP, aman, dan tertib guna terwujudnya zero accident dalam program MBG,” pungkasnya.

Sutrisno

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini