KARAWANG, AlexaPodcast.ID – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 di Kabupaten Karawang, sejumlah nama mulai mencuat ke publik.
Salah satu yang menjadi perhatian datang dari Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, yakni Nurnida Alya Dharmawan.
Kehadiran Nurnida Alya dinilai membawa warna baru dalam kontestasi Pilkades. Ia dipandang sebagai representasi kepemimpinan perempuan yang mengedepankan ketenangan, strategi, dan pendekatan yang lebih terukur.
Ketua DPRD Karawang, Endang Sodikin, menilai Nurnida sebagai figur muda dengan karakter kuat.
Ia menyebut gaya kepemimpinan tersebut sebagai Silent Leader, yakni pemimpin yang tidak banyak tampil, namun fokus pada kerja dan hasil.
“Nurnida Alya adalah figur muda dengan karakter Silent Leader, tenang namun strategis,” ujar Endang Sodikin
Menurutnya, model kepemimpinan seperti ini relevan dengan kebutuhan desa saat ini, yang membutuhkan pengelolaan anggaran yang baik, kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat, serta arah pembangunan yang jelas.
Di sisi lain, Nurnida Alya membawa visi perubahan dengan menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur, transparansi dana desa, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya pengelolaan dana desa yang terbuka dan tepat sasaran.
“Desa membutuhkan pemimpin yang mampu bekerja, bukan sekadar tampil,” tambahnya.
Selain itu, ia juga mendorong peran aktif perempuan dalam pembangunan, khususnya melalui penguatan UMKM dan ekonomi keluarga.
Dengan latar belakang sebagai pengusaha, Nurnida optimistis desa dapat berkembang lebih mandiri melalui penguatan potensi lokal.
“Dana desa harus dikelola secara terbuka dan tepat sasaran.Pemberdayaan perempuan menjadi kunci dalam membangun ekonomi desa,” ujar Nurnida Alya.
Pemerintah Kabupaten Karawang sendiri memastikan Pilkades serentak di 67 desa akan tetap digelar pada November 2026.
Dengan waktu yang masih cukup panjang, dinamika Pilkades Bengle diperkirakan akan terus berkembang.
Namun, kemunculan Nurnida Alya sudah mulai menghadirkan wacana baru tentang kepemimpinan perempuan di tingkat desa.
“Saya ingin Desa Bengle maju dan mandiri dengan keterlibatan semua warga,” pungkasnya.






