KARAWANG, AlexaPodcast.ID – Suasana di Desa Pusakajaya Utara, Kecamatan Cilebar, Rabu (11/2/2026), mendadak lebih ramai dari upacara hari Senin.
Warga menggelar aksi unjuk rasa menolak rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang kabarnya akan berdiri manis di halaman SDN Pusakajaya Utara.
Bukan tanpa alasan, warga menilai lokasi tersebut kurang tepat peruntukannya. Alih-alih menjadi ruang bermain dan belajar siswa, halaman sekolah dikhawatirkan berubah fungsi menjadi “area proyek”.
Kekhawatiran pun mencuat: jangan sampai suara palu lebih nyaring dari suara guru mengajar.
Warga menegaskan, aksi ini bukan bentuk penolakan terhadap pembangunan. Mereka justru mendukung kemajuan desa, namun berharap tidak mengorbankan ruang pendidikan.
Salah seorang warga yang melakukan aksi dengan nada tegas namun tetap terkendali, menyampaikan bahwa yang dipersoalkan adalah lokasi, bukan programnya.
“Kami tidak anti pembangunan. Tapi kalau dibangun di halaman sekolah, itu jelas mengganggu anak-anak kami belajar dan bermain. Sekolah itu ruang pendidikan, bukan ruang proyek,” tegasnya di sela aksi.
Menurut warga, sekolah seharusnya menjadi tempat aman dan nyaman bagi siswa, bukan lokasi yang berpotensi mengurangi ruang terbuka dan konsentrasi belajar.
Menanggapi aksi tersebut, Camat Cilebar, Romli, hadir di tengah massa dan menyampaikan bahwa rencana pembangunan KDMP untuk sementara waktu dipending guna dilakukan evaluasi.
“Untuk pembangunan KDMP sementara ditunda, sampai menunggu hasil musyawarah,” ujar Romli di hadapan warga.
Ia juga mengimbau agar aspirasi dan keberatan disampaikan melalui forum resmi di kantor kecamatan maupun desa agar dapat dicari solusi bersama.
Warga pun mendesak agar pemerintah desa membuka ruang dialog secara transparan dan mempertimbangkan alternatif lokasi lain yang lebih representatif, tempat yang tidak berbagi halaman dengan anak-anak yang sedang mengejar cita-cita.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah desa dan instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait kelanjutan rencana pembangunan KDMP tersebut.
Bagi warga Pusakajaya Utara, sederhana saja harapannya: pembangunan tetap jalan, tapi pendidikan jangan sampai tersingkir. Karena koperasi bisa pindah lokasi, tapi masa depan anak-anak tak bisa diulang revisinya. (Lan)
Beranda DAERAH Aksi Tolak Pembangunan KDMP di Halaman Sekolah, Warga Pusakajaya Utara Minta Pendidikan...







