Beranda DAERAH Yayasan Bersama Niat Mulia Dipertanyakan, Bahan Baku Dapur MBG Diduga Lebih Banyak...

Yayasan Bersama Niat Mulia Dipertanyakan, Bahan Baku Dapur MBG Diduga Lebih Banyak Dipasok dari Luar Daerah

93
4

KARAWANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat ternyata mulai menuai tanda tanya.

Dapur MBG yang dikelola Yayasan Bersama Niat Mulia di Jalan Raya Peruri, RT 15/RW 06, Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, disorot warga karena diduga belum memberikan ruang yang nyata bagi pelaku usaha lokal.

Ironisnya, meski dapur tersebut disebut telah beroperasi hampir satu tahun, sejumlah warga mengaku belum melihat petani, peternak, UMKM maupun pedagang di sekitar lokasi ikut menikmati peluang ekonomi dari program yang menggunakan anggaran negara tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebagian besar kebutuhan logistik diduga justru dipasok dari luar daerah.

Warga mengaku kerap melihat kendaraan pengangkut beras, minyak goreng, dan berbagai bahan pokok lainnya datang pada malam hari dari arah Jakarta maupun Bekasi.

“Kami sering melihat barang datang dari luar daerah. Padahal di sekitar sini banyak petani, pedagang, dan pelaku usaha yang mampu menyuplai kebutuhan dapur. Kalau semua didatangkan dari luar, lalu masyarakat sekitar kebagian apa?” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Tak hanya itu, warga juga menyoroti sebuah bangunan yang diduga berkaitan dengan operasional dapur MBG.

Menurut pengamatan mereka, bangunan tersebut sebelumnya difungsikan sebagai gudang sebelum akhirnya dipasangi papan nama.

Aktivitas keluar-masuk barang di lokasi itu pun disebut masih berlangsung hingga sekarang.

Sejumlah pelaku usaha lokal dikabarkan pernah menawarkan kerja sama untuk menjadi pemasok kebutuhan dapur. Namun hingga kini, mereka mengaku belum pernah memperoleh kesempatan menjadi mitra.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Jika Program MBG memang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengapa roda ekonomi di sekitar lokasi justru dinilai belum ikut berputar?

Warga berharap pengelola Yayasan Bersama Niat Mulia maupun Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memberikan penjelasan secara terbuka mengenai mekanisme pengadaan bahan baku, termasuk dasar penunjukan pemasok dan sejauh mana pelaku usaha lokal diberi kesempatan untuk terlibat.

Transparansi dinilai menjadi kunci agar Program MBG tidak hanya sukses menyajikan makanan bergizi bagi penerima manfaat, tetapi juga benar-benar menghadirkan manfaat ekonomi bagi petani, peternak, UMKM, dan pedagang di lingkungan sekitar.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Yayasan Bersama Niat Mulia maupun Kepala SPPG belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai informasi dan dugaan yang berkembang di masyarakat.

4 KOMENTAR

  1. My friends and I were looking for a new spot to unwind after long shifts and this site quickly became our go to. Deposits go through instantly and withdrawals never take forever. I really appreciate how safe everything feels while playing on my tablet. It is a solid choice for anyone who values convenience and fair gameplay. ph58

  2. Downloading the app was a breeze and it has completely changed how I enjoy mobile gaming. The loading times are incredibly fast and the user interface is designed with real players in mind. I love how the customer support team stays active around the clock. Reliable and always delivering a great experience. np1xbetapk

  3. Mobile gaming has never been this seamless on my device. The interface is clean, the sound effects are top notch, and customer service resolves issues before I even notice them. I keep coming back because the rewards program actually makes sense. fk999app

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini