Beranda Politik Jelang Mukab KADIN Karawang, Nama Rafiudin Firdaus Menguat Jadi Kandidat Ketua

Jelang Mukab KADIN Karawang, Nama Rafiudin Firdaus Menguat Jadi Kandidat Ketua

60
0
Rafiudin Firdaus Dinilai Sosok Tepat Pimpin KADIN Karawang. (AlexaPodcast.ID)
Rafiudin Firdaus Dinilai Sosok Tepat Pimpin KADIN Karawang. (AlexaPodcast.ID)

KARAWANG, AlexaPodcast.ID – Menjelang Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Karawang yang direncanakan digelar setelah perayaan Idulfitri, dukungan terhadap Rafiudin Firdaus sebagai calon Ketua KADIN Karawang mulai bermunculan.

‎Nama Rafiudin Firdaus disebut-sebut sebagai sosok yang dinilai memiliki pengalaman dan jaringan yang cukup kuat di kalangan pengusaha.

‎Pengalamannya memimpin Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Karawang menjadi salah satu alasan mengapa ia dianggap memahami dinamika dunia usaha di daerah.

‎Di tengah berbagai tantangan ekonomi dan persaingan investasi di Karawang, banyak pihak menilai KADIN membutuhkan pemimpin yang tidak sekadar hadir saat forum resmi, tetapi juga mampu benar-benar memperjuangkan kepentingan para pelaku usaha, termasuk UMKM.

‎Hal itu disampaikan oleh Muslim Hafidz, pengurus KADIN Karawang bidang Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) sekaligus anggota Steering Committee Mukab KADIN Karawang.

‎Menurutnya, pengalaman organisasi dan kemampuan komunikasi yang dimiliki Rafiudin Firdaus menjadi modal penting untuk membawa KADIN Karawang lebih aktif dan progresif.

‎“Karawang adalah kawasan industri besar, tentu KADIN membutuhkan pemimpin yang mampu merangkul semua pelaku usaha dan benar-benar bekerja untuk kepentingan mereka. Kami melihat Rafiudin Firdaus memiliki kapasitas dan pengalaman untuk itu,” ujar Muslim Hafidz.

‎Selain itu, Rafiudin juga dikenal memiliki komunikasi yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Karawang.

‎Sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi di Karawang.

‎Mukab KADIN Karawang yang akan digelar usai Lebaran diharapkan tidak hanya menjadi agenda pergantian kepemimpinan semata, tetapi juga momentum untuk menghadirkan pemimpin yang benar-benar bekerja bagi dunia usaha, bukan sekadar nama di struktur organisasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini