Beranda Pemerintahan Masih Pakai Seragam, Empat Kades Karawang Diduga Karaoke di Jam Kerja

Masih Pakai Seragam, Empat Kades Karawang Diduga Karaoke di Jam Kerja

451
0
Empat Kepala Desa di Karawang, lagi asik karaoke. (AlexaPodcast.ID)
Empat Kepala Desa di Karawang, lagi asik karaoke. (AlexaPodcast.ID)

KARAWANG, AlexaPodcast.ID – Sebuah video yang disiarkan secara langsung melalui akun Facebook mendadak viral dan menuai sorotan publik. Dalam video tersebut, terlihat empat orang kepala desa di Kabupaten Karawang diduga tengah asyik berkaraoke saat masih dalam jam kerja.

‎Ironisnya, dalam siaran langsung itu, para kepala desa tersebut tampak masih mengenakan seragam dinas. Aksi mereka pun menuai kritik dari masyarakat, terlebih saat sejumlah wilayah di Karawang tengah dilanda banjir.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun, empat kepala desa yang diduga berada dalam video tersebut berasal dari wilayah timur Kabupaten Karawang, yakni Kepala Desa Balonggandu, Kepala Desa Jatibaru, Kepala Desa Sukamekar, serta Kepala Desa Mekarsari yang juga menjabat sebagai Ketua IKD Kecamatan Jatisari.

‎Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku prihatin atas perilaku para pejabat desa tersebut.

‎“Coba lihat kelakuannya, masih jam kerja malah asyik karaoke sambil live di Facebook. Lebih parahnya lagi masih pakai seragam. Ini sangat tidak pantas,” ujarnya, Selasa (27/1/2026).

‎Menurutnya, sebagai pejabat publik, kepala desa seharusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, bukan justru mempertontonkan aktivitas yang dinilai tidak mencerminkan etika kepemimpinan.

‎“Di saat beberapa desa sedang berjuang menghadapi banjir, seharusnya para kades fokus membantu warganya, bukan malah bersenang-senang,” tambahnya.

‎Hal senada juga disampaikan warga lainnya yang menilai tindakan tersebut mencederai kepercayaan masyarakat.

‎“Kalau benar itu para kades, kami sangat kecewa. Mereka dipilih rakyat untuk melayani, bukan untuk bersantai di jam kerja,” katanya.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pemerintah desa maupun instansi terkait mengenai video yang beredar tersebut.

Masyarakat pun berharap agar pihak berwenang segera melakukan klarifikasi dan evaluasi terhadap dugaan pelanggaran disiplin tersebut. (Lan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini