Beranda Pemerintahan Dugaan Korupsi Dana Desa Cilewo Mencuat, Warga Geram hingga Gelar Aksi Protes

Dugaan Korupsi Dana Desa Cilewo Mencuat, Warga Geram hingga Gelar Aksi Protes

521
4
Warga Cilewo Bakar Ban di Kantor Desa Cilewo. (AlexaPodcast.ID)
Warga Cilewo Bakar Ban di Kantor Desa Cilewo. (AlexaPodcast.ID)

KARAWANG AlexaPodcast.ID – Dugaan korupsi dan penyalahgunaan Dana Desa (DD) di Desa Cilewo, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mencuat ke publik dan memicu kemarahan warga.

‎Dugaan tersebut terkait sejumlah item kegiatan yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2023 hingga 2025 yang belum direalisasikan, serta item lainnya yang dinilai sarat penyimpangan.

‎Hal tersebut mengemuka dalam audiensi antara pemerintah desa dan warga yang digelar pada Senin (22/12/2025) di aula Desa Cilewo.

‎Audiensi itu difasilitasi oleh Forum Masyarakat Cilewo Bersatu (FMCB) yang diketuai oleh Makmur Jayakomara, sebagai perwakilan suara masyarakat Desa Cilewo.

‎Audiensi dihadiri langsung oleh Kepala Desa Cilewo, Wulandani, bersama sejumlah perangkat desa, Bhabinkamtibmas Polsek Telagasari, serta Pendamping Desa.

‎Namun, dalam pertemuan tersebut tidak tampak kehadiran jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Bendahara Desa, serta Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), yang justru menjadi sorotan warga.

‎Dalam audiensi itu, FMCB bersama Ketua Karang Taruna mempertanyakan sejumlah program yang diduga bermasalah, di antaranya pembangunan Posyandu, pengadaan mobil ambulans desa, pembangunan drainase, hingga dugaan praktik “joki” dalam pelaksanaan kinerja kepala dusun.

‎Berbagai pertanyaan tersebut memunculkan asumsi dan kekhawatiran tokoh masyarakat bahwa pengelolaan Dana Desa di Cilewo sarat dengan penyelewengan.

‎Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Cilewo, Wulandani, dalam hak jawabnya mengakui adanya penyelewengan pada beberapa item kegiatan.

‎Ia menyebut, hal tersebut terjadi akibat campur tangan oknum LPM bernama D. Sutejo, yang disebut-sebut berperan sebagai pengendali keuangan dalam realisasi Dana Desa sejak dirinya menjabat.

‎“Pagu anggaran Desa Cilewo sekitar Rp1,2 miliar. Sejak saya awal menjabat sebagai kepala desa pada tahun 2023 sampai 2025, untuk pembelanjaan Dana Desa, baik fisik maupun anggaran ketahanan pangan, itu dikelola oleh D. Sutejo. Bahkan, yang menjabat Ketua BUMDes Cilewo juga istrinya,” ungkap Wulandani di hadapan warga. Rabu (24/12/2025).

‎Ia menegaskan akan melakukan pembenahan guna mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.

‎“Untuk mengembalikan kepercayaan warga, saya akan berusaha mengubah sistem pengelolaan Dana Desa agar kembali ke tangan pemerintah desa, sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

‎Meski telah dilakukan audiensi, kekecewaan warga belum mereda. Pada hari yang sama, warga kembali menggelar aksi unjuk rasa dengan membakar ban di depan Kantor Kepala Desa Cilewo sebagai bentuk protes dan kekecewaan terhadap dugaan penyalahgunaan Dana Desa.

‎Warga mendesak agar pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum, segera turun tangan untuk mengusut tuntas dugaan penyelewengan Dana Desa di Desa Cilewo secara transparan dan akuntabel. (Lan)

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini