Beranda NASIONAL Polres Karawang Gandeng Ojol, Dari Antar Order Kini Siap Antar Korban ke...

Polres Karawang Gandeng Ojol, Dari Antar Order Kini Siap Antar Korban ke Penanganan Awal‎

33
0
Polres Karawang Kumpulkan Ojol untuk Belajar Jadi Penolong Pertama. (AlexaPodcast.ID)
Polres Karawang Kumpulkan Ojol untuk Belajar Jadi Penolong Pertama. (AlexaPodcast.ID)

KARAWANG, AlexaPodcast.ID – Ratusan pengemudi ojek online (ojol) dikumpulkan oleh Polres Karawang di Bundaran Mega Mall Karawang, Jalan Ahmad Yani, Jumat (13/2/2026).

Bukan untuk penertiban atribut atau razia kelengkapan surat-surat, melainkan untuk sosialisasi pertolongan pertama korban kecelakaan lalu lintas.

‎Kapolres Karawang, Fiki Novian Ardiansyah, menyebut sinergi dengan komunitas ojol menjadi langkah realistis. Sebab, para pengemudi ojol dinilai sebagai “mata dan telinga” yang setiap hari menyisir jalanan Karawang, bahkan sering kali lebih cepat tiba di lokasi kejadian dibanding aparat.

‎“Kita menjalin sinergi karena rekan-rekan ojek online ini setiap hari ada di jalan. Ketika ada kejadian, baik kecelakaan lalu lintas maupun tindak pidana, mereka yang lebih dulu mengetahui dibandingkan kami di kepolisian yang jumlah personelnya terbatas,” ujarnya.

‎Dalam kegiatan tersebut, para ojol diberi edukasi dasar soal tahapan pertolongan pertama. Mulai dari mengamankan lokasi agar tidak menambah korban baru, memastikan kondisi korban sadar atau tidak, hingga segera menghubungi layanan 110 dan tenaga medis.

‎“Sebelum acara dimulai, kami memberikan edukasi singkat terkait penanganan pertama terhadap korban kecelakaan. Bagaimana jika korban masih hidup, masih sadar, hingga cara membawa korban yang benar. Intinya hanya penanganan awal, bukan tindakan medis yang membutuhkan keahlian khusus,” jelasnya.

‎Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara kepolisian dan komunitas ojol. Di tengah lalu lintas yang kadang lebih cepat panas daripada mesin motor, pendekatan humanis dinilai penting agar komunikasi tetap lancar.

‎Fiki menambahkan, kegiatan serupa digelar serentak di wilayah Polda Jawa Barat. Dari sekitar 1.250 pengemudi ojol di Karawang, sekitar 100 orang diundang sebagai perwakilan karena keterbatasan lokasi.

‎“Sejauh ini kami sangat terbantu karena dalam beberapa peristiwa, informasi awal justru kami terima dari rekan-rekan komunitas ojek online,” katanya.

‎Lewat kegiatan ini, ojol diharapkan bukan hanya cepat mengantar pesanan, tetapi juga sigap menyelamatkan nyawa saat keadaan darurat. Sebab di jalan raya, yang lebih dulu tiba sering kali bukan sirene, melainkan notifikasi aplikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini