Beranda DAERAH Bak Ranjau Maut, Jalan Suranenggala–Panguragan Picu Kecelakaan

Bak Ranjau Maut, Jalan Suranenggala–Panguragan Picu Kecelakaan

19
0
Jalan Rusak di Suranenggala–Panguragan Jadi Ancaman. (AlexaPodcast.ID)
Jalan Rusak di Suranenggala–Panguragan Jadi Ancaman. (AlexaPodcast.ID)

CIREBON, AlexaPodcast.ID – Para pengendara sepeda motor maupun mobil yang melintasi jalur Suranenggala menuju Panguragan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.

Pasalnya, kondisi jalan di sejumlah titik mengalami kerusakan parah dengan lubang-lubang besar yang menganga dan tergenang air, sehingga menyerupai “ranjau” maut yang mengancam keselamatan pengguna jalan.

‎Berdasarkan pantauan di lapangan, lubang-lubang tersebut berada di tengah hingga sisi badan jalan dengan kedalaman yang cukup signifikan. Saat hujan turun atau setelahnya, lubang tertutup air keruh sehingga sulit terlihat oleh pengendara.

‎Kondisi ini dilaporkan telah memicu sejumlah insiden kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang tidak hafal medan atau melintas pada malam hari dengan jarak pandang terbatas.

‎Selain membahayakan keselamatan, kerusakan jalan juga memaksa para pengendara melakukan manuver mendadak ke arah berlawanan untuk menghindari lubang. Situasi tersebut kerap memicu risiko tabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan.

‎Salah seorang pengendara, Ahmad (32), warga Kecamatan Suranenggala, mengaku hampir terjatuh saat melintasi jalur tersebut pada malam hari.

‎“Lubangnya dalam dan ketutup air, jadi kelihatan seperti jalan biasa. Saya hampir jatuh karena roda motor masuk ke lubang. Untung masih bisa mengendalikan,” ujarnya, Selasa (29/1/2026).

‎Hal senada disampaikan Dedi (45), pengemudi mobil pikap yang setiap hari melintas di jalur tersebut untuk bekerja.

‎“Kalau malam atau hujan, jalannya bahaya sekali. Banyak motor yang tiba-tiba banting setir. Kami harap segera diperbaiki sebelum ada korban lebih banyak,” katanya.

‎Warga sekitar juga mengeluhkan kondisi tersebut karena dinilai sudah berlangsung cukup lama tanpa perbaikan yang berarti. Mereka berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan melakukan penanganan.

‎“Sudah lama rusak, tapi belum ada perbaikan serius. Kalau dibiarkan terus, takutnya nanti ada korban jiwa,” tutur Yani, warga setempat.

‎Masyarakat pun meminta dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan permanen, sekaligus memasang rambu peringatan sementara agar pengendara lebih waspada saat melintas di jalur Suranenggala–Panguragan.

‎Sementara itu, para pengguna jalan diimbau untuk mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta meningkatkan kehati-hatian, terutama saat melintas pada malam hari dan saat kondisi hujan. (Kirno)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini