Tomara Produksi Kendaraan Listrik Roda 3 Untuk Pemerintah

2 minutes reading
Saturday, 18 Mar 2023 08:30 0 84 Redaksi Alexa

Jakarta, AlexaPodcast.ID — Pemerintah terus mendorong penggunaan produk dalam negeri, terutama untuk pengadaan barang dan jasa yang dilakukan seluruh instansi yang memakai APBN dan APBD. Dengan begitu diyakini mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional, dan mendukung daya saing industri di Tanah Air.

PT Tomara Jaya Perkasa adalah salah satu perusahaan yang ikut berpartisipasi di Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri 2023. Perusahaan ini adalah produsen kendaraan listrik roda tiga dengan merek Tomara.

Direktur PT Tomara Jaya Perkasa, Dwiki Ilham Toriyana, mengungkapkan, Produk Tomara merupakan alternatif solusi kendaraan yang ramah lingkungan dan serbaguna. Di mana saat ini pemerintah sedang menggalakkan kendaraaan listrik untuk menuju zero emission.

“Kendaraan listrik roda tiga Tomara sangat potensial untuk mendukung program sejumlah instansi karena bagian belakangnya yang multifungsi,” ujarnya ditulis Sabtu (17/3/2023).

Beberapa produk diantaranya adalah Bima Box Etalase yang bisa diserap untuk program di instansi yang menaungi sektor UMKM, kemudian ada Bima Box Sampah untuk dinas kebersihan, dan Bima 1200 bak untuk Kementrian Pertanian karena bisa dipakai sebagai alat angkut hasil panen.

Sedangkan untuk harga, kata Dia, Motor listrik Tomara yang dibanderol dengan harga mulai dari Rp 20 juta hingga Rp 60 juta ini memiliki sejumlah tipe, yakni berdaya 1.200 watt hingga 3.000 watt. Untuk sekali isi baterai (charge), bisa digunakan untuk 50 kilometer (km) hingga 90 km.

Dealer Tomara sudah bisa ditemui di beberapa wilayah meliputi Bandung, Bali, BSD Tangerang, Mataram, Kuningan, Lumajang, dan Jember.

“Tomara akan menjadi pelaku industri kendaraan dalam negeri yang memiliki kualitas dan daya saing tinggi sehingga dapat mengisi kebutuhan pasar domestik hingga ekspor,” ucapnya.

Selain itu, Tomara juga sudah memiliki Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) dan semua izin yang diperlukan untuk memproduksi kendaraan listrik baik roda dua maupun roda tiga.

“Kami ada rencana untuk mengeluarkan produk baru motor listrik roda dua. Saat ini kami sedang ke tahap pengembangan dari baterai dan uji tipe,” tandasnya. (Siska)

Share Link :

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
error: Content is protected !!