Pesona Bersejarah Dataran Tinggi Dieng: Alexa Group Eksplorasi Kompleks Candi Arjuna

2 minutes reading
Sunday, 17 Mar 2024 07:28 0 942 Redaksi Alexa

WONOSOBO, AlexaPodcast.ID – Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah, memamerkan pesona bersejarahnya melalui salah satu destinasi wisata terkemuka: Kompleks Candi Arjuna.

Kunjungan Alexa Group pada Minggu, 17 Maret 2024, mengungkapkan antusiasme para pengunjung, terutama rombongan wisata. Namun, seberapa dalam kita mengenal sejarah megah di balik Candi Arjuna ini?

Dataran Tinggi Dieng memelihara warisan kuno yang mencakup kumpulan candi yang meluas hingga 90 hektare, meskipun hanya sebagian telah direstorasi. Di tengah keberagaman tersebut, Kompleks Candi Arjuna menonjol sebagai salah satu yang terluas.

Terletak di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, kompleks ini menempati sekitar 1 hektare area. Lima candi menara dengan anggun berdiri di sana: Arjuna, Semar, Srikandi, Puntadewa, dan Sembadra, masing-masing menggambarkan keunikan era pembangunan mereka.

Sejarah kompleks ini mengungkapkan cikal bakalnya pada abad ke-18, ketika tentara Belanda, Theodorf Van Elf, pertama kali menemukannya. Awalnya terendam dalam air, kompleks ini kemudian direstorasi oleh H. C. Corneulius dan J. Van Kirnbergens, seorang Inggris dan seorang Belanda, sekitar empat dekade setelah penemuan.

Meskipun mungkin tidak ditemukan patung asli di tempat, namun Museum Kailasa yang terletak di dekat kompleks menyimpan sebagian patung asli tersebut, sementara yang lainnya telah hilang entah ke mana.

Dari keempat candi utama, Candi Arjuna memegang peran istimewa dengan memiliki Candi Semar sebagai pendampingnya. Dibangun pada abad ke-8 M oleh Dinasti Sanjaya dari Mataram Kuno, Candi Arjuna dianggap sebagai yang tertua di antara mereka.

Dengan beragam keunikan sejarah dan keindahan arsitektur yang dimilikinya, Kompleks Candi Arjuna di Dataran Tinggi Dieng tidak hanya menjadi tempat wisata yang menarik, tetapi juga menyimpan kisah-kisah masa lalu yang patut dipelajari dan dijaga keberadaannya. (Red)

Share Link :

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
error: Content is protected !!