Pemkab Karawang Lakukan Pergantian Kepemimpinan di Tiga OPD Utama

2 minutes reading
Friday, 1 Mar 2024 12:22 0 1098 Redaksi Alexa

KARAWANG, AlexaPodcast.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melakukan pergantian kepemimpinan di tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) utama, yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.

Asep Aang Rahmatullah, Kepala Badan Kepegawaian, Sumber Daya Manusia, dan Diklat (BKSDM) Karawang, menjelaskan bahwa proses rotasi, mutasi, dan promosi jabatan dilakukan berdasarkan prinsip meritokrasi, melibatkan 54 ASN, termasuk tiga kepala OPD.

“Dari total tersebut, terdapat 3 pejabat tinggi pratama, 19 administrator, 24 pengawas, dan 8 kepala puskesmas,” ungkap Asep Aang di Aula Husni Hamid Pemda Karawang.

Tujuan pergantian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan pembinaan ASN di Kabupaten Karawang secara adil dan proporsional.

Tiga pejabat yang mendapatkan promosi menjadi pejabat tinggi pratama atau kepala OPD adalah Iwan Ridwan, Basuki Rahmat, dan Dwi Susilo.

Iwan Ridwan, sebelumnya menjabat sebagai Camat Banyusari, kini menempati posisi Kepala DLH Karawang. Basuki Rahmat, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Tata Pemerintah Setda Kabupaten Karawang, kini menjabat sebagai Kepala Satpol PP Karawang.

Sedangkan Dwi Susilo, yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Sekretaris Dewan (Sekwan) Karawang, kini dilantik menjadi Sekwan definitif.

Bupati Karawang, Aep Syapuloh, berharap para pejabat yang baru dilantik dapat bekerja secara maksimal untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor.

Beliau menegaskan bahwa tidak ada praktik jual beli jabatan dalam proses rotasi, mutasi, dan promosi di bawah kepemimpinannya.

“Rotasi, mutasi, dan promosi merupakan proses yang wajar dalam organisasi. Saya tegaskan bahwa tidak ada ruang bagi praktik jual beli jabatan. Jika ada indikasi sebaliknya, kami mendorong untuk dilaporkan,” tegas Aep Syaepuloh. (lan)

Share Link :

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
error: Content is protected !!