Makanan yang Perlu Dihindari untuk Mencegah Stroke: Jauhi Daging Olahan dan Gorengan

2 minutes reading
Monday, 3 Jul 2023 03:09 0 113 Redaksi Alexa

KARAWANG, AlexaPodcast.ID — Stroke dapat menyerang tidak hanya orang yang sudah tua, tetapi juga kelompok umur lainnya. Selain faktor-faktor seperti penyumbatan pembuluh darah, pola makan juga dapat berkontribusi dalam meningkatkan risiko terkena stroke. Dr. Jonathan Zeilinger, pemimpin digital GP di Babylon, memberikan saran agar menghindari makanan seperti daging olahan dan gorengan untuk mencegah penyumbatan arteri.

Menurut Dr. Zeilinger, lemak jenuh dan trans merupakan penyebab utama risiko stroke, dan makanan seperti daging olahan (seperti sosis dan burger), mentega, biskuit, dan gorengan mengandung lemak tersebut. Mengurangi konsumsi makanan tersebut dapat membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan mengurangi risiko terkena stroke.

Selain itu, makanan dengan kandungan garam yang tinggi juga dapat meningkatkan risiko stroke. Tekanan darah yang tinggi berkontribusi dalam pembentukan ateroma, yaitu plak pada pembuluh darah. Dr. Zeilinger menjelaskan bahwa mengonsumsi makanan seperti keripik dan bacon yang mengandung garam tinggi dapat meningkatkan risiko stroke.

Faktor lain yang berperan dalam risiko stroke adalah konsumsi gula yang tinggi, seperti minuman bersoda. Gula yang berlebihan dapat menyebabkan penambahan berat badan dan diabetes tipe 2, yang pada gilirannya dapat merusak dan meradang pada arteri.

Di sisi lain, terdapat beberapa makanan yang memiliki efek sebaliknya. Mengonsumsi setidaknya lima porsi (idealnya tujuh hingga sembilan) buah dan sayuran sehari dapat mengurangi kemungkinan terkena stroke. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buah dan sayuran yang lebih tinggi berhubungan dengan penurunan risiko stroke, sementara konsumsi yang rendah berhubungan dengan risiko yang lebih tinggi.

Dr. Zeilinger menjelaskan bahwa buah dan sayuran juga mengandung serat, yang dapat membantu mengikat kolesterol dalam usus dan mencegah peningkatan kadar lemak dalam tubuh.

Memperhatikan pola makan yang sehat, termasuk menghindari makanan berlemak jenuh, trans, dan tinggi garam, serta meningkatkan konsumsi buah dan sayuran, dapat menjadi langkah penting dalam mencegah stroke. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan rekomendasi makanan yang tepat untuk kesehatan jantung dan mencegah risiko stroke.

Share Link :

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
error: Content is protected !!