KPU Karawang Hentikan Lima Anggota PPK Terkait Dugaan Kecurangan

2 minutes reading
Monday, 4 Mar 2024 04:22 0 1053 Redaksi Alexa

KARAWANG, AlexaPodcast.ID – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengimbau para calon legislatif untuk melaporkan jika merasa ada ketidakberesan dalam perolehan suara pada Pemilu 2024.

“Kami mengundang seluruh caleg yang merasa dirugikan dalam proses rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat kecamatan untuk melaporkannya,” ujar Ketua Bawaslu Karawang, Engkus Kusnadi, di Karawang.

Bawaslu menegaskan akan segera menindaklanjuti setiap laporan dari caleg yang merasa terdampak pergeseran suara.

Jika terdapat indikasi kuat pergeseran suara, Bawaslu siap merekomendasikan kepada Komisi Pemilihan Umum Karawang untuk melakukan peninjauan ulang terhadap perolehan suara di desa atau kecamatan tertentu.

“Kami akan mengungkap setiap bentuk kecurangan pemilu yang dilaporkan dan memastikan kebenarannya,” tambahnya.

Salah seorang caleg DPRD Kabupaten Karawang dari PDIP Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Karawang, Ahmad Ardiansyah, mengungkapkan rasa dirugikannya atas perubahan perolehan suara yang didapatkannya.

Menurutnya, terdapat indikasi kecurangan dalam perolehan suara yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan, yakni Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Dapil 1 Karawang.

“Saya mendapatkan tawaran dari beberapa oknum penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan. Saya berharap perolehan suara saya cukup untuk meraih kursi di legislatif, namun ternyata terjadi pergeseran suara,” ungkapnya.

Ardi bersama timnya sedang mengumpulkan bukti-bukti untuk melaporkan dugaan kecurangan tersebut kepada Bawaslu Karawang.

Di sisi lain, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawang telah memberhentikan lima anggota PPK karena diduga melakukan manipulasi perolehan suara calon legislatif pada Pemilu 2024.

Awalnya, KPU menonaktifkan dua anggota PPK Pakisjaya, kemudian memberikan sanksi nonaktif kepada satu anggota PPK Lemahabang, dan yang terbaru, KPU Karawang menonaktifkan dua anggota PPK Cikampek.

Mereka dinonaktifkan karena diduga melanggar etika sebagai penyelenggara pemilu. (lan)

Share Link :

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
error: Content is protected !!