Keuntungan Bernapas Melalui Hidung Menurut Para Ahli Kesehatan

2 minutes reading
Friday, 22 Sep 2023 07:14 0 50 Redaksi Alexa

KARAWANG, AlexaPodcast.ID — Mendengar bahwa bernapas melalui hidung lebih baik daripada melalui mulut adalah pernyataan yang sering ditemui. Beberapa penelitian dan jurnal ilmiah telah menguatkan pandangan ini.

“Secara evolusi, bernapas melalui hidung adalah cara standar,” kata dr. Sam Huh, Kepala THT Rumah Sakit Mount Sinai Brooklyn, seperti dilansir dari laman Huff Post, pada Kamis (21/9/2023).

Ada beberapa alasan mengapa bernapas melalui hidung dianggap lebih baik, menurut dr. Huh.

Pertama, bulu hidung berfungsi menyaring sebagian besar kotoran yang masuk bersama udara. Hidung juga menghasilkan lendir yang dapat menangkap partikel-partikel kecil yang potensial berbahaya, seperti spora jamur, serbuk sari, bakteri, dan bahkan beberapa virus.

“Paru-paru harus selalu dalam keadaan lembap untuk berfungsi dengan baik,” ungkap dr. Huh.

Secara fisiologis, hidung juga dirancang untuk memperlambat aliran udara sehingga dapat memanaskan udara sebelum mencapai paru-paru.

“Sehingga, ketika udara sampai ke paru-paru, ia sudah dalam keadaan lembap,” tambah dr. Kenneth Fletcher, seorang asisten profesor THT di Vanderbilt Health di Nashville, Amerika Serikat.

Anda mungkin pernah merasakan ketidaknyamanan saat bernapas melalui mulut di udara dingin dan kering selama musim dingin. Ini dikarenakan udara yang kering dapat menyebabkan kekeringan di saluran pernapasan. Oleh karena itu, bernapas melalui hidung membantu menjaga kelembaban yang diperlukan.

Namun, penting untuk diingat bahwa meskipun bernapas melalui hidung dianggap lebih baik secara umum, ada situasi-situasi tertentu di mana bernapas melalui mulut mungkin diperlukan, seperti saat Anda sedang mengalami flu. Oleh karena itu, sebaiknya tidak mencoba menghentikan pernapasan melalui mulut sama sekali.

“Jika Anda bernapas melalui mulut, itu bukan berarti buruk bagi kesehatan Anda. Namun, secara keseluruhan, bernapas melalui hidung dianggap lebih baik,” kata dr. Peter Manes, seorang ahli rhinologi di Yale Medicine dan profesor bedah-otolaringologi di Yale School of Medicine. (pmj)

Share Link :

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
error: Content is protected !!