Anggota Brigez Terluka Parah di Wajah hingga Harus Bedah Plastik, Ini Kronologisnya

3 minutes reading
Monday, 20 Mar 2023 15:50 0 366 Redaksi Alexa

Sukabumi, AlexaPodcast.ID — Viral, foto anggota Brigez terluka parah di bagian wajah akibat bacokan senjata tajam. Foto itu beredar di aplikasi perpesanan. Korban, dibacok oleh seorang residivis, saat menggunakan sepeda motor bersama anak dan istrinya.

Informasi yang dihimpun, korban berinisial JS (30) warga Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Korban dibawa ke RSUD Sekarwangi Cibadak pada Minggu 19 Maret 2023, sekitar pukul 13.26 WIB.

Lalu korban dipindahkan ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi oleh tim medis pada sekitar pukul 17.43 WIB dengan diantar oleh pihak keluarga.

Luka yang dialami anggota Brigez itu tergolong parah. Untuk kondisinya (ketika pertama datang) dalam kondisi sadar, kemudian ada luka di bagian wajah sebelah kiri terkena sayatan benda tajam. Untuk luka dari mulai dahi hingga ke pipi cukup dalam,” ujar Ketua Tim Penanganan Keluhan dan Pemberian Informasi RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, dr Rizky Ramadhan Noor Wahyudin, kepada wartawan, Senin 20 Maret 2023.

Disebutkan, tim dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin SH Kota Sukabumi akan melakukan operasi bedah plastik untuk merekonstruksi luka pada wajah korban akibat bacokan senjata tajam.

Dalam foto yang beredar, lanjut Rizky, terlihat pada bagian mata korban seperti terkena sabetan yang cukup parah. Namun setelah dibersihkan bekas darah yang berada di sekitar wajah korban, pada bagian mata masih dalam batas aman dan tidak terkena sabetan senjata tajam.

“Cuma memang kelopak matanya terkena sayatan. Untuk kedalaman kurang lebih 1 sampai 2 centimeter. Kemarin pun langsung dilaporkan ke dokter bedah plastik, kemudian direncanakan untuk rekontruksi hari ini, tadi sedang dilakukan operasi, saat ini masih di ruang operasi,” ucap Rizky.

Rizky belum bisa memastikan jumlah jahitan yang diberikan kepada korban, karena saat ini masih dalam penanganan tim medis di ruang operasi. Namun diakuinya, saat korban pertama datang dan diperiksa, ada keluhan buram matanya, namun keluhan itu nanti akan dikonfirmasi lagi.

“Kalau hasil pemeriksaan IGD saat datang, masih bisa melihat, cuma memang ada gangguan, bola mata aman tidak terkena. Jadi kelopak mata saja yang ada terkena sayatan dan tidak ada luka lain, cuma di bagian wajah saja,” kata Rizky.

Terpisah, Dewan Pembina Brigez Sukabumi, Sabay mengatakan, saat kejadian, korban tengah bersama anak dan istrinya, pulang dari acara papajar (menyambut bulan puasa) di Pantai Palabuhanratu pada Sabtu 18 Maret 2023.

“Awalnya korban bersama teman dan juga anak istrinya, menghadiri acara papajar (menyambut bulan puasa) di Pantai Palabuhanratu pada Sabtu 18 Maret 2023. Sepulang dari acara tersebut, tersisa tiga sepeda motor yang pulang ke arah Sukabumi. Mereka dikuntit dan dijegal di wilayah Bantargadung hingga terjadi pembacokan tanpa ada alasan yang jelas,” ujar Sabay kepada wartawan, Senin 20 Maret 2023.

Dipaparkan Sabay, berdasarkan keterangan dari teman-teman yang berada di lokasi kejadian, pelaku pembacokan itu diduga seseorang yang sudah dikenalinya. Pelaku diduga residivis dengan kasus serupa dan orang tersebut baru saja keluar dari Lapas Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.

Pada saat kejadian, lanjut Sabay, korban tidak menggunakan atribut. Namun dia menduga bahwa korban diketahui oleh kelompok pelaku penganiayaan yang diperkirakan berjumlah 8 orang, dari stiker dan identitas lain yang menempel di sepeda motornya.

“Atas kejadian ini, kami mengutuk segala bentuk kekerasan serta meminta kepada APH (Aparat Penegak Hukum) agar para pelaku segera ditangkap dan diproses seadil-adilnya. Karena kami berharap kejadian ini tidak menyebar luas sehingga mengganggu ketertiban masyarakat,” ujar Sabay.

Pihaknya, lanjut Sabay, masih konsisten untuk menenangkan semua anggota ormas Brigez khususnya yang berada di wilayah Kabupaten Sukabumi agar tetap menahan diri serta menyerahkan kasus ini kepada APH. (Jibay)

Share Link :

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
error: Content is protected !!