4 Oknum Petugas Imigrasi Loloskan Sindikat Penjualan Ginjal ke Kamboja, Ini Tampangnya

2 minutes reading
Saturday, 29 Jul 2023 16:44 0 233 Redaksi Alexa

JAKARTA, AlexaPodcast.ID – Empat petugas Imigrasi terjerat kasus Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO). Modusnya, meloloskan sindikat penjualan penjualan ginjal ke Kamboja, tanpa prosedur. Satu oknum sudah ditangkap, sementara tiga petugas lainnya, ditangkap siang tadi, Sabtu 29 Juli 2023. Dan sekitar pukul 20.10 WIB, ketiganya tiba di gedung Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya, dengan tangan diborgol.

“Dengan demikian, total kini ada 15 tersangka dalam perkara yang ada. Rinciannya, 10 orang bagian sindikat jual beli ginjal, satu orang anggota Polri berinisial Aipda M, dan 4 orang oknum petugas Imigrasi,” ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan.

Dikatakan dia, polisi sebelumnya telah menetapkan satu tersangka dari pihak Imigrasi yang berinisial HA. Dengan begitu, total kini ada empat petugas Imigrasi yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus TPPO ini.

“Oleh karenanya, sementara malam ini kita sudah tetapkan tiga tersangka,” ucapnya.

“Kita secara berkesinambungan akan melaksanakan pemeriksaan, gabungan bersama Bareskrim juga kemarin, dan kita akan kembangkan terus,” lanjut Hengki.

Dalam penangkapan pertama, papar Hengki, polisi mengamankan petugas imigrasi inisial HA. Pihak kepolisian lanjut mendalami dan kembali menangkap dan menetapkan tiga orang oknum Imigrasi lainnya.

Dikatakan Kombes Hengki Haryadi, oknum Imigrasi ini menerima sejumlah uang dari sindikat. Setidaknya Rp 3,5 juta dikantongi oknum petugas Imigrasi dari setiap orang yang diberangkatkan ke Kamboja.

“Di Bali kita temukan modus operandi di mana kelompok ini, pada satu waktu mereka berangkat ke Kamboja diberikan prioritas khusus dengan modus operandi yaitu fast track dan memberikan sejumlah uang,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya.

Dengan adanya jalur fast track ini, keberangkatan sindikat TPPO ke Kamboja berjalan mulus. Pemberian sejumlah uang kepada oknum Imigrasi juga membuat pemeriksaan keimigrasian kepada calon donor yang akan berangkat ke Kamboja tidak terlalu ketat.

“Mereka (oknum Imigrasi) memperlancar keberangkatan mereka (korban) ke Kamboja. Karena sebagaimana diketahui harusnya ketat, mereka memberikan sejumlah uang sehingga pemeriksaannya longgar,” katanya. (***)

Share Link :

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
error: Content is protected !!